Analisis Pengaruh Keaktifan Posyandu dan Keanekaragaman Makanan terhadap Status Gizi Balita di Kecamatan Jenawi

Body: 

Sari Pediatri, Vol. 26, No. 6, April 2025
 

Analisis Pengaruh Keaktifan Posyandu dan Keanekaragaman Makanan terhadap Status Gizi Balita di Kecamatan Jenawi

Tan Mike Pratiwi,1Rufidah Maulina,2Ika Sumiyarsi Sukamto,2Annang Giri Moelyo,3Iffah Indri Kusmawati2
1Prodi Profesi Bidan, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret2Prodi Sarjana Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret3Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi, Surakarta
 

Latar belakang. Studi Status Gizi Indonesia tahun 2022 menunjukkan angka stunting di Indonesia mencapai 21,6%. Penimbangan rutin Posyandu dapat mencegah terjadinya gizi buruk. Kebutuhan asupan nutrisi dipenuhi dengan makanan yang beragam.
Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keaktifan Posyandu dan keanekaragaman makanan dengan status gizi balita.
Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Keanekaragaman makanan diukur dengan Dietary Diversity Score (DDS), kunjungan ke Posyandu didapatkan dari kartu menuju sehat (KMS), sedangkan status gizi didapatkan dari hasil penimbangan. Populasi penelitian meliputi 66 ibu dan balita usia 12-59 bulan di Kecamatan Jenawi. Data dianalisis melalui uji korelasi Rank Spearman dan uji resgresi logistik ordinal dengan nilai alpha 0,05.
Hasil. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas balita memiliki status gizi normal. Uji bivariat Rank Spearman menunjukkan terdapat hubungan keaktifan Posyandu dengan status gizi balita ( p-value 0,003) dan terdapat hubungan keanekaragaman makanan dengan status gizi balita (p-value 0,002). Uji multivariat menunjukkan keaktifan Posyandu dan keanekaragaman makanan mempengaruhi status gizi balita sebesar 27,8%. Uji rasio odds didapatkan peluang tertinggi status gizi buruk yaitu sebesar 41,6 kali pada balita yang memiliki tingkat keanekaragaman makanan dengan kategori kurang.
Kesimpulan. Terdapat hubungan antara keaktifan Posyandu dan keanekaragaman makanan dengan status gizi balita. Tenaga kesehatan disarankan untuk mengevaluasi kegiatan Posyandu serta memberikan penyuluhan pentingnya keanekaragaman makanan bagi balita sesuai dengan ketersediaan bahan pangan lokal.
Sari Pediatri 2025;26(6):375-82
Kata kunci: keaktifan, Posyandu, makanan. status, gizi, balita
Alamat korespondensi: Rufidah Maulina. Prodi Sarjana Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Jalan Ir. Sutami 36A, Surakarta, Jawa Tengah, 57126. Email: maulinarufidah@staff.uns.ac.id