Hubungan Parameter Status Gizi dengan Body Fat pada Anak Usia Sekolah di Panti Asuhan Surakarta

Body: 

Sari Pediatri, Vol. 23, No. 6, April 2022

Hubungan Parameter Status Gizi dengan Body Fat pada Anak Usia Sekolah di Panti Asuhan Surakarta

Tiffany Satiadarma, Elisabeth Nova Kurniasari, Sandra Lestari, Kartiko Kurnianto, Annang Giri Moelyo

Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Latar belakang. Obesitas pada anak merupakan masalah dengan dampak di masa mendatang. Anak-anak di panti asuhan dapat mengalami risiko obesitas selain gizi kurang. Parameter status gizi dapat digunakan untuk prediksi body fat pada anak obesitas.

Tujuan. Mengetahui hubungan indeks massa tubuh (IMT), lingkar pinggang (LP), rasio lingkar pinggang dengan tinggi badan (rasio LP/ TB), lingkar lengan atas (LiLA), triceps skinfold thickness, dan lingkar leher dengan body fat pada anak usia sekolah di panti asuhan.

Metode. Penelitian cross sectional dengan subjek penelitian berusia 6-18 tahun di 2 panti asuhan di Surakarta. Variabel terikat berupa body fat (normal, overweight, obes) dan variabel bebas berupa IMT, LP, rasio LP/TB, LiLA, triceps skinfold thickness, dan lingkar leher. Tingkat depresi dinilai menggunakan skala Children’s Depression Inventory serta aktivitas fisik dinilai dengan Physical Activity Questionnare for Older Children (PAQ-C) dan Physical Activity Questionnare for Adolescent (PAQ-A).

Hasil. Sebanyak 73 sampel dengan rincian 43 laki- laki dan 30 perempuan. Terdapat korelasi antara body fat dengan IMT, LP, rasio LP/ TB, LiLA, dan triceps skinfold thickness pada laki-laki dan perempuan ((p<0,05). Terdapat korelasi antara lingkar leher dengan body fat pada perempuan, tetapi tidak ditemukan korelasi pada laki- laki. Pada laki-laki, parameter yang paling kuat hubungannya adalah rasio LP/TB dan triceps skinfold thickness, dan pada perempuan adalah IMT dan LiLA.

Kesimpulan. Terdapat korelasi positif antara parameter status gizi dengan body fat pada anak usia sekolah di panti asuhan.

Sari Pediatri 2022;23(6):353-9 Kata kunci: indeks massa tubuh, body fat, bioelectrical impedance analysis, anak usia sekolah, obesitas