Plexus Medical Journal, Februari 2022| Vol 1|No.1
Hubungan Imunisasi BCG dengan Tuberkulosis Paru pada Anak Balita di RSUD Dr Moewardi
Hidayat Fatahillah1*, Ismiranti Andarini2, Dwi Hidayah2
1.Program Studi Sarjana Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta
2.Bagian Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Dr. Moewardi,Surakarta
ABSTRAK
Pendahuluan: Tuberkulosis masih menjadi salah satu ancaman utama bagi kesehatan masyarakat sebagai penyebab kematian akibat penyakit menular. Salah satu usahapreventif untukmencegah tuberkulosis adalah program imunisasi BCGnamun efektivitas imunisasi BCG ini mengalami penurunan dan perbedaan hasil di berbagai lokasi penelitian sehingga hal tersebut perlu ditinjau ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian imunisasi BCG dengan kejadian tuberkulosis paru pada anak balita.
Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan rancangan penelitian case controlyang dilakukan di RSUD Dr. Moewardi. Responden pada penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 30 sampel kasus (TB Paru) dan 30 sampel kontrol (Tidak TB Paru) dimana pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel didapatkan dari data rekam medis pasien dalam kurun waktu 2017-2019.
Hasil: Berdasarkan hasil uji analisis bivariat menggunakan uji Fisher’s Exactdidapatkan korelasi phi(ρ) sebesar 0,612(α = 0,05) dimana hal itu menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara imunisasi BCG dengan tuberkulosis paru pada anak balita di RSUD dr. Moewardi.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian imunisasi BCG dengan kejadian tuberkulosis paru pada anak balita di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Kata Kunci: TB Paru; imunisasi BCG; balita.

