Hubungan Status Gizi dan Stimulasi Tumbuh Kembang dengan Perkembangan Balita

Body: 

Sari Pediatri, Vol. 20, No. 3, Oktober 2018

Hubungan Status Gizi dan Stimulasi Tumbuh Kembang dengan Perkembangan Balita

Mirham Nurul Hairunis,* Harsono Salimo,** Yulia Lanti Retno Dewi*

Latar belakang. Perkembangan dasar yang terjadi pada masa balita akan memengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Status gizi dan stimulasi merupakan dua faktor yang memengaruhi tumbuh kembang balita.

Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi dan stimulasi tumbuh kembang dengan perkembangan anak Balita di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Metode. Jenis penelitian ini adalah studi penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari–April 2018. Sampel dipilih secara simple random sampling sebanyak 114 subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi logistik.

Hasil. Berdasarkan hasil analisis multivariat antara status gizi (TB/U) dan stimulasi tumbuh kembang dengan perkembangan didapatkan hasil (b=3,33; IK95%=7,46; p=0,003) untuk status gizi dan (b=3,10; IK95%=1,25-7,65; p=0,014) untuk stimulasi tumbuh kembang.

Kesimpulan. Balita dengan perawakan normal memiliki peluang 3,3 kali mengalami perkembangan yang sesuai dibandingkan anak dengan perawakan pendek dan sangat pendek (stunting). Balita yang mendapatkan stimulasi tumbuh kembang sering memiliki peluang 3,1 kali mengalami perkembangan yang sesuai dibandingkan dengan anak yang mendapatkan stimulasi jarang. Sari Pediatri 2018;20(3):146-51

Kata kunci: perkembangan, stimulasi tumbuh kembang, status gizi

Alamat korespondensi: Mirham Nurul Hairunis. Program Megister Nutrisi Uneversitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami No. 36 A, Surakarta, Indonesia. E-mail: mirhamnurul@gmail.com.